Daging Merah Bisa Membuat Wajah Merah Merona

Tampil cantik dan kulit merah tidak cukup hanya melakukan perawatan kecantikan dari luar menggunakan produk-produk perawatan wajah yang ada di pasaran seperti Cream Elora dan menyempurnakan penampilan dengan make-up. Tetapi agar hasilnya maksimal, perlu diimbangi dengan konsumsi makanan yang bergizi. Tak hanya cukup cairan serta makan buah-buahan dan sayur-sayuran, tetapi juga cukup protein dan zat besi seperti daging merah.
Wajah pucat, lesu dan kulit yang kering merupakan salah satu indikasi seseorang menderita anemia atau kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Untuk mengatasinya tentu saja harus makan makanan yang kaya akan zat besi. Salah satunya adalah dagin merah, yang dipercaya sebagai sumber zat besi terbaik bagi tubuh. Kondisi anemia tidak hanya berpengaruh kepada wajah yang pucat dan kehilangan gairah saja, tapi anemia pun bisa menyebabkan masalah rambut bercabang, lepek, mudah rontok, kulit kusam dan lainnya. Yang lebih menakutkan, anemia pun bisa menyebabkan cepat tua. Ditandai dengan adanya kerutan di beberapa titik wajah, terutama area mata, uban yang mulai tumbuh, masalah ketombe dan beberapa masalah kecantikan lainnya.
Sebab itu maka konsumsi daging merah menjadi hal yang sebaiknya dilakukan. Daging merah kaya protein, lemak serta vitamin. Jadi, daging merah tidak hanya memberikan asupan gizi dan protein yang baik, tetapi juga membantu menghaluskan kulit dari dalam. Kandungan lain dari daging merah adalah seng, kolagen, zat besi, lemak, serta berbagai vitamin seperti Vitamin A, Vitamin B5, Vitamin B12, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin E. Kandungan kolagen dalam daging merah sangat baik untuk kesehatan, terutama kesehatan kulit. Kolagen banyak dimanfaatkan untuk membantu menghaluskan kulit, mencegah penuaan dan keriput, yang umumnya timbul di daerah wajah seperti kulit sekitar mata, garis senyum (smiling line) dan dahi.
Melihat kandungan-kandungan dari daging merah maka sebaiknya konsumsi daging merah tidak ditinggalkan. Khasiat daging merah juga dapat sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas. Namun karena daging merah bisa memicu berbagai penyakit seperti kolesterol dan kegemukan maka sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Jika daging dikonsumsi berlebihan maka akan berdampak pada kesehatan jantung, serta menjadi penyebab utama stroke untuk daging tertentu.
Selain itu, ada beberapa jenis daging yang harus diwapadai jika seseorang memiliki kelainan atau penyakit. Di antaranya daging kambing bisa menyebabkan darah tinggi dan kolesterol. Daging sapi, cumi-cumi dan kepiting bisa menyebabkan penyakit kolesterol. Sementara udang menyebabkan penyakit kolesterol dan beberapa alergi.
Lantas berapa banyak daging merah yang boleh dikonsumsi? Idealnya, kaum wanita membutuhkan asupan 100 gr daging merah setiap hari. Sementara pria membutuhkan tidak lebih dari 150 gr setiap hari. Ketika akan konsumsi daging merah, pilih bagian daging yang kandungan lemaknya rendah seperti bagian tenderloin. Cara memasak yang tepat dan porsi yang cukup akan membuat wajah terlihat berseri dan merah merona, serta rambut tidak rontok.
Manfaat daging merah untuk kecantikan tidak hanya diperoleh dari dagingnya saja, tetapi air rebusan daging merah bisa digunakan. Biasanya dalam mengolah daging, daging direbus terlebih dulu dan air rebusannya dibuang. Secara tradisional, air daging merah memang bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit. Namun karena baunya yang amis tidak semua orang mau mengoleskan air daging merah tersebut untuk ke wajah. Sebagai gantinya bisa menggunakan cream wajah yang aman dan sudah mendapat sertifikasi dari BPOM seperti halnya Cream Elora.